Sabtu, 26 Oktober 2013

Rindu Dia

Kala sang alam mulai terlelap, hening tiada terucap suatu kata.
Hanya dapat memandang langit diatas sana, yang membuat rindu ini semakin merona.
Kini kutermangu dalam kesunyian, tenggelam dalm kebisuan.
Hanya hembusan angin malam yang berikan ketenangan, ketika rasa rindu melanda jiwa.

Ingin kurengkuh bayangmu yang tergambar di pelupuk bola mata, namun bayangan hanyalah bayangan.
Kurasakan kebekuan menyusup setiap aliran darah, kuhela nafas panjang tuk redakan segala sesak yang ada.

Disaat kutatap rembulan.......

Hati kecilku sempat berbisik " Aku Rindu Dia" akankah dia tahu aku merindukannya...
Tak bisa lagi kutahan, air mata terus mengalir mengiringi kerinduan yang tak tertahan.
Dan kembali ku tundukkan kepala, sambil berbisik dalam hati kecil " Aku Rindu Dia" ....aku sangat merindukannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar