Kupejamkan mata ini diantara bisikan angin senja.
Kini kurasakan rindu yang kian menusuk dada.
Kusebut namamu untuk menemani kerinduan ini.
Asaku melayang menembus mimpi, berharap kau bisa merasakn rindu ini.
Kembali kubuka mata ini, tapi hanyalah bayangan semu yang menghampiri.
Rindu ini semakin menjadi, sampai mata terpejam kembali.
Lamunanku kini makin melayang, mengharap kau datang membawa seikat cinta dan ketulusan kasih sayang. Namun itu hanyalah angan-angan melayang.
Kini kugenggam segala mimpi tentangmu, hingga sinar surya menyapaku diantara bisikan embun.
Kini aku mulai tersenyum, rinduku yang terlanjur mendalam, kini dapat terobati.
Walau kamu yang kurindu, hanya ada dalam imajinasiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar